NEWS

Adrien Rabiot diberitakan akan segera pergi meninggalkan Allianz Arena pada bursa transfer bulan Januari 2020 mendatang. Hal ini dikarenakan kurangnya waktu bermain selama berada di bawah asuhan Maurizio Sarri. Pemain berkebangsaan Prancis yang merupakan jebolan asli Paris Saint-Germain tersebut merupakan salah satu andalan di lini tengah klub asal Paris tersebut. Namun karena suatu konflik akhirnya dirinya memutuskan untuk pindah dengan status free agent pada musim lalu.

Akan tetapi minimnya waktu bermain selama bersama Juventus dimusim ini membuat pemain berusia 23 tahun tersebut merasa tak betah dan memikirkan karirnya yang masih panjang. Tercatat dari delapan kali pertandingan yang telah dimainkan Juventus di ajang Serie A musim ini, Rabiot hanya tampil menjadi starter sebanyak tiga kali bersama Juventus. Rabiot merasa jam bermain yang minim ini tak sesuai dengan karir dan kemampuanya yang cukup baik. Sebab itu dirinya akan memutuskan segera angkat kaki dari Turin pada transfer musim dingin mendatang. 

Menurut beberapa laporan Agen Judi Bola Online, Rabiot saat ini sudah mendapatkan kontak dari beberapa klub top Eropa yang menginginkan jasanya. Diyakini dirinya bakal pindah ke Liga Inggris atau La Liga pada Januari nanti. Namun rumor yang beredar dua raksasa La Liga Barcelona dan Real Madrid terdepan untuk medapatkan jasanya. Selain itu Tottenham Hotspur dilaporkan serius mempertimbangkan untuk memboyong Adrien Rabiot. Demi memuluskan langkahnya The Lilywhites siap memberikan Christian Eriksen yang juga telah lama diidamkan oleh Juventus.

Untuk itu Rabiot kini mulai membuka pembicaraan terkait kepindahannya ke Spanyol dan Inggris pada bursa transfer nanti. Rabiot diberitakan bukan satu-satunya pemain yang akan meninggalkan Juventus di Januari nanti. Rekan gelandangnya Emre Can juga diberitakan akan cabut dari Turin di bursa transfer yang akan datang. Namun menurut Pelatih Juventus Maurizio Sarri sebenarnya mengakui puas dengan perkembangan yang diperlihatkan oleh Adrien Rabiot. Akan tetapi ketika skuat sebesar Juventus akan menjadi sulit untuk semua pemain mendapatkan waktu bermain yang layak.